15 tahun yang lalu saat saya sedang getol-getolnya mencari ilmu "sejati" :)(weleh bahasanya kelas berat, kayak kiayi/ajengan aja) saya sering tergelitik untuk menanyakan ke guru ngaji saya (tapi lebih tepatnya saya anggep bapak angkat saya), saya bertanya, "Ada gak "Ilmu Kaya" pak"?
Saya cukup terkejut dengan jawaban beliau,"Mau Kaya? ya kerja terus kalo gajian ditabung. Dapat 10 rupiah ya ditabung yang 5 rupiah, baru sisanya yang 5 rupiah dibelanjakan. Terus jangan lupa berdoa agar diberi kemudahan mencari rejeki yang halal"
Beliau memang sudah sepuh, waktu itu sekitar usia 60 th an (sayang sekarang beliau sudah kembali ke Yang Maha Kuasa..hikss..) dan waktu itu saya gak begitu "ngeh" maksud beliau. Karena waktu itu yang dibenak saya, ingin kaya secepatnya. Pikiran saya waktu itu, kalo harus nabung 5 rupiah kapan kayanya? sedangkan kebutuhan biaya hidup terus-terusan naik nilainya. Boro-boro nabung.
Suatu ketika, 2 tahun yang lalu saya mengikuti Multi Level Marketing (MLM) dibidang kesehatan herbal (padahal saya waktu itu anti MLM, saya ikut bukan karena iming-iming bonusnya, tapi lebih karena manfaat produknya mengingat waktu itu saya terkena "Insomnia" kelas berat dan setelah mengkonsumsi produknya agak mendingan); saya mulai rajin melihat brosur tentang produknya. Dan seperti biasa disetiap member MLM akan memperoleh brosur/VCD tentang motivasi, nah disini mulainya; saya melihat vcd "Life Revolution" yang di bawakan oleh Tung Desem Waringin, saya kaget bukan kepalang ketika pak Tung, menyebut, "Bahwa untuk hidup kaya, kita harus pandai mengatur keuangan kita. Jangan pernah kredit untuk konsumtif, contohnya jika ingin punya mobil, pake bunga deposito dari uang yang kita simpan di Bank, dstnya". Beliau mengurai satu persatu hitung-hitungannya. Saya respect mendengarnya, karena topik yang dibawakannya demikian mudah dicerna dan pak Tung itu lucu serta ekspresif, dan satu hal yang menarik bahwa ungkapan itu bukan sembarangan ungkapan, itu merupaka hasil belajar pak Tung ke ahlinya Anthony Robin, ahli motivasi dan sekaligus milyader dunia yang sukses. Bahkan kata pak Tung, untuk belajar sekali pertemuan sekitar US$ 5000. gila kalo untuk ukuran manusia normal.
nah kita saya renung kembali, ternyata benar apa kata guru ngaji saya dulu, Ilmu kaya adalah "Menabung". Saya sempat sedih sebenarnya, kenapa ga dari dulu saya ga nuruti apa kata guru saya. Malah waktu itu saya sering berolok-olok dengan temen ngaji saya, "gmana ya ciptain ilmu kaya? duduk manis, terus uang berdatangan dengan sendirinya"
Sesungguhnya orang tua kita, sesepuh kita sangat kaya dengan visi yang tajam. Dulu ketika masih kecil sering kita diceramahi oleh orang tua kita, "Nak, sekolah yang rajin biaar jadi orang pintar dan berguna" Tapi apa respon kita? ya lebih banyak cueknya daripada ngikutin orang tua kita.
Nah, sekarang giliran kit sudah mulai dewasa dan tua, baru sadar bahwa orang tua kita adalah BENAR! kenapa dulu saya ga rajin belajar dstnya.
Ah..seandainya waktu bisa kembali ke jaman dulu.
Jumat, 28 Maret 2008
Ilmu Kaya
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar